Senin, 17 Juli 2023

WILAYAH, PERWILAYAHAN DAN TATA RUANG (17 Juli 2023)


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

                                                Madrasah                   MA Al Fatich

                                                Mata Pelajaran          : Geografi

                                                Kelas/Semester        : XII /Ganjil

                                                Materi Pokok            : Wilayah, perwilayahan dan tata ruang


         

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

3.1. Memahami konsep wilayah dan pewilayahan dalam perencanaan tata ruang wilayah nasional, provinsi, dan kabupaten/kota

3.1.1  Memahami dan menghubungkan konsep wilayah, pembangunan, dan tata ruang

 


    Assalamualaikum anak-anak.... Pada pertemuan kali ini, silahkan kalian pelajari slide berikut ini. Mohon dibaca dengan cermat agar kalian dapat menangkap poin penting dalam materikali ini. Setelah belajar materi ini, maka kalian harus mampu memahami dan menghubungkan konsep wilayah, pembangunan dan tata ruang.

Selamat Belajar


Bagaimana anak-anak??? Semoga kalian bisa memahami ya tentang wilayah, perwilayahan dan tata ruang. Sekarang Silahkan kalian klik link di bawah ini, untuk absen dan evaluasi.


Minggu, 16 Juli 2023

LETAK, LUAS, DAN BATAS NEGARA INDONESIA (Pertemuan 1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan          : MA Al Fatich

Mata pelajaran                 : Geografi

Kelas/Semester                : XI/1

Materi Pokok                   : Poros Martim Dunia.

 

Kompetensi Dasar

Indikator Pencapaian Kompetensi

3.1   memahami kondisi wilayah dan posisi strategis Indonesia sebagai poros maritim dunia

4.1. menyajikan contoh hasil penalaran  tentang posisi strategis wilayah Indonesia sebagai poros maritime dunia dalam bentuk tabel, peta, dan atau grafik

1.      Menemukan konsep poros maritime dunia

2.      menentukan Letak, Luas dan batas  wilayah Indonesia

     Hallo anak-anak…. Bagaimana kabarnya? Semoga kalian semua sehat ya… Pada materi kali ini kita akan belajar tentang letak, batas dan luas Negara Indonesia. Namun, sebelum kita belajar, apakah kalian masih ingat berapa sih letak astronomis Negara Indonesia??? Lalu apa dampaknya bagi Indonesia? Apakah posisi Indonesia di mata dunia dianggap menguntungkan??? Yuk belajar……

Pada pembelajaran geografi, sesuai dengan konsepnya maka kalian sebagai siswa kelas XI, wajib mengetahui dimana sih letak Indonesia itu? Emmmm……. Ada yang tau tidak ya… Letak Negara Indonesia, dapat ditinjau dari 3 aspek yang meliputi letak astronomis, letak geografis dan letak geologis. Mari kita bahas satu per satu ya…. Untuk itu silahkan kalian pelajarai materinya melalui slide di bawah ini…….




Bagaimana anak-anak? apa dengan membaca slide di atas kalian sudah mengetahui tentang letak, luas, dan batas negara Indonesia? Seharusnya kalian sudah tau ya... Maka dari itu, saya ingin melihat seberapa paham kalian dengan materi di atas. Jadi...... seilahkan kalian klik link evaluasi di bawah ini ya.... dan silahkan kalian kerjakan....

       Latihan 1
 

Minggu, 05 Februari 2023

DATA KEPENDUDUKAN / KELAS XI

 KELAS XI

Assalamualaikum anak2... Pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang sumber data kependudukan serta pengolahannya. Jadi, silahkan di pelajari slide berikut ini ya...



Setelah kalian pelajari materi di atas, silahkan kalian kerjakan latihan berikut ya...


Sabtu, 23 Juli 2022

PENULISAN LAPORAN PENELITIAN GEOGRAFI / KELAS X (7 November 2020)

 Assalamualaikum anak2... Pada pertemuan kali ini adala pertemuan terakhir bab 3 ya....

Pembahasannya adalah tentang penulisan laporan dari penelitian geografi. 


Dalam penelitian, untuk menulis hasil laporan penelitian diperlukan tatanan yang baik dan benar. Di mana untuk menulis laporan penelitian harus memperhatikan beberapa hal.

 Hal-hal yang harus diperhatikan tersebut, secara umum dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu bagian pembukaan, bagian isi, dan bagian penutup.

 1. Bagian Pembukaan

Bagian pembukaan terdiri atas lima komponen, di mana komponen-komponen tersebut harus disusun secara urut, sebagai berikut.

a. Judul Penelitian

Judul penelitian merupakan cerminan dari topik penelitian yang dirumuskan dalam bentuk kalimat secara singkat, padat, komunikatif, jelas, dan bisa ditangkap dalam pandangan sekilas.

Judul harus objektif dan sesuai dengan masalah yang diteliti. Penentuan judul sebenarnya sudah dirumuskan pada waktu menyusun rancangan penelitian. Jadi tinggal memindahkan rumusan ke halaman judul.

b. Kata Pengantar

Kata pengantar berisi keterangan dari penulis mengenai tulisannya. Isi dari keterangan kata pengantar biasanya pendek dan tidak lebihdari satu halaman menjelaskan mengapa sasaran penelitian dipilih oleh peneliti.

Pada bagian kata pengantar ini, bisa dimuat ucapan terimakasih kepada setiap pihak yang memberi bantuan sejak perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan penelitian.

Pada akhir kata pengantar dibubuhkan keterangan tanggal, bulan, dan tahun penulisan, nama lengkap peneliti atau penulis.

c. Daftar Isi

Daftar isi menunjukkan bagian-bagian dari laporan dan hubungan antara satu bagian dan bagian yang lain.

Daftar isi sangat penting bagi pembaca, sebab bisa membantu untuk melihat secara analitis isi laporan secara keseluruhan.

Melalui daftar isi, pembaca bisa dengan mudah menemukan bagian-bagian mana yang dianggap penting tanpa harus membaca seluruh laporan penelitian.

d. Daftar Tabel

Daftar tabel memuat judul-judul setiap tabel yang ada dalam laporan penelitian. Daftar tabel disusun berurutan sesuai nomor setiap tabel.

 e. Daftar Gambar

Daftar ini juga memuat keterangan atau judul gambar/ilustrasi/diagram/peta yang ada dalam laporan penelitian.

 2. Bagian Isi

Pada bagian isi laporan penelitian berisi hal-hal yang mengarah kepada hasil yang dilakukan dalam penelitian tersebut, di mana dalam isi laporan penelitian ini terdapat enap komponen. Adapun komponen dalam isi laporan ini, sebagai berikut.

Selengkapnya...

- Bab I Pendahuluan

    A. Latar belakang penelitian/masalah.

    B. Identifikasi masalah.

    C. Maksud dan tujuan penelitian.

    D. Manfaat penelitian.

- Bab II Landasan Teori

    A. Telah pustaka.

    B. Landasan teoritik.

    C. Hipotesis

- Bab III Metodologi Penelitian

    A. Identitas variabel.

    B. Populasi dan penentuan sampel penelitian.

    C. Metode pengumpulan data.

    D. Model analisis dan teknik analisis (apabila menggunakan statistik)

- Bab IV Hasil Penelitian / Pembahasan

- Bab V Analisis Data

    A. Latar belakang objek penelitian.

    B. Analisis data.

 

3. Bagian Penutup

Pada bagian penutup terdiri atas daftar pustaka, lampiran-lampiran yang perlu untuk dilampirkan, dan indeks. Adapun bagian tersebut secara rinci sebagai berikut.

a. Daftar Pustaka

Disusun keterangan mengenai buku-buku atau laporan-laporan yang digunakan dalam penelitian.

 Hal-hal yang perlu dikemukakan dalam daftar pustakan ini antara lain nama penulis, tahun penerbitan, judul buku, tempat penerbit, dan nama penerbit.

 Kalau sumber yang digunakan berupa jurnal atau laporan penelitian, susunannya adalah nama penulis, tahun penulisan, judul tulisan, nama jurnal, jilid (nomor), dan halaman.

 b. Lampiran-Lampiran

Lampiran-lampiran memuat hal-hal yang dirasakan perlu untuk diikutsertakan dalam laporan hasil penelitian seperti surat-surat izin, tabel-tabel, dan grafik-grafik, format instrumen, dan unsur lain yang dirasa perlu untuk menunjang hasil penelitian yang disampaikan.

 c. Indeks

Indeks disusun per istilah yang digunakan dalam laporan penelitian. Penyusunan dilakukan menurut urutan abjad


Nah anak2.... uraian di atas merupakan penjabaran singkatnya. Ini saya lampirkan contoh laporan geografi agar kalian bisa memahaminya. 

CATATAN 
TENTU SAJA PEMBUATAN LAPORAN GEOGRAFI TIDAK HARUS SAMA PERSIS DENGAN URUTAN DI ATAS. TETAPI SECARA UMUM, SISTEMATIKA/URUTANNYA HARUS SEPERTI ITU.

Contoh Laporan Geografi

Sekarang silahkan kalian klik link di bawah ni untuk latihan.

Latihan

Selasa, 19 Juli 2022

KONSEP GEOGRAFI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

                                        Madrasah                   : MA Al Fatich

                                        Mata Pelajaran          : Geografi

                                        Kelas/Semester         : X /Ganjil

                                        Materi Pokok              : Konsep Geografi



Kompetensi Dasar

Indikator Pencapaian Kompetensi

3.1 Memahami pengetahuan dasar geografi dan terapannya dalam kehidupan sehari-hari

4.1 Menyajikan contoh penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan sehari-hari dalam bentuk tulisan

3.11Menentukan konsep geografi

4.11Membuat artikel karya sendiri tentang penerapan konsep atau prinsip geografi


          Assalamualaikum anak-anak... pada pertemuan kedua ini materi yang harus kalian pelajari adalah tentang KONSEP GEOGRAFI. Pada pembelajaran geografi di SMA/MA, terdapat 10 konsep geografi yang dipelajari seminar dan lokakarya yang diselenggarakan di Semarang tahun 1989 dan 1990. Konsep tersebut meliputi lokasi, jarak, keterjangkauan, pola, morfologi, aglomerasi, keterkaitan keruangan, diferensiasi areal, interaksi/interdependensi, dan kegunaan, yang penjabarannya dan penyajiannya perlu disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa pada setiap jenjang pendidikan yang berbeda-beda (SD, SLTP, dan SLTA). 

       Pada materi kali ini dapat kalian pelajari melalui link video youtube di bawah ini ya.... selamat belajar....

AGAR LEBIH JELAS SILAHKAN KLIK LIHAT DI YOUTUBE YA...



  

Setelah kalian pelajari materi di atas, silahkan kalian isi evaluasi melalui link berikut ini.


Minggu, 20 Februari 2022

DAMPAK KONFLIK SOSIAL / SOSIOLOGI KELAS XI (21 Februari 2022)

 

DAMPAK KONFLIK SOSIAL


1. Dampak Positif

    Konflik sosial yang kalian temui di lingkungan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurut Harskamp (2005), dijelaskan bahwa konflik yang ada di masyarakat dianggap sebagai perjuangan dari nilai-nilai atau status, kekuasaan, dan sumber daya yang dapat memenuhi fungsi-fungsi positif, antara lain:
  • Konflik dapat mendamaikan kelompok-kelompok yang saling bersaing
  • Mengarahkan pihak-pihak yang sedang berjuang untuk mengekspresikan identitas mereka sendiri.
  • Mengurangi ketidakpastian dengan menjaga batas-batas kelompok.
  • Mendorong suatu kelompok untuk mencari nilai-nilai dasar.

Darwin, Freud, dan Mark yang dikutip dari Pruitt (2011), menguraikan fungsi positif dari adanya konflik adalah sebagai berikut:


a. Memfasilitasi Tercapainya Rekonsiliasi dari Berbagai Kepentingan
Konflik yang terjadi di masyarakat tidak selalu berakhir dengan kemenangan di salah satu pihak yang sedang berkonflik. Namun, konflik dapat berakhir dengan kesepakatan yang menguntungkan dan memberikan manfaat kolektif kepada dua belah pihak yang berkonflik. Sebagai contohnya, masalah antara Mesir dan Israel, konflik antara pihak penjual dan pihak produksi, dan lain sebagainya.

b. Sebagai Tempat Awal Terjadinya Perubahan Sosial
Individu yang menganggap situasi yang dihadapi tidak adil dan menganggap bahwa kebijakan yang berlaku saat ini tidak sesuai biasanya akan mengalami pertentangan dengan aturan yang berlaku sebelumnya. Individu tersebut akan me;lakukan perubahan sosial.

c. Konflik Dapat Mempererat Persatuan Kelompok.
Menurut Coser dikutip dari Pruitt (2011) menujelaskan bahwa solidaritas kelompok akan menurun jika tidak ada kapasitas perubahan sosial dan rekonsiliasi atas kepentingan individu yang berbeda. Oleh karena itu, adanya konflik dapat mendorong rasa solidaritas suatu kelompok

3. Dampak Negatif

 Konflik sosial selain memiliki dampak positif juga ada dampak negatif. Adapun dampak negatif adanya konflik sosial adalah:

a. Perpecahan


    Adanya konflik sosial di masyarakat dapat menimbulkan perpecahan di lingkungan masyarakat. Sebagai contohnya, konflik antarkelompok dalam pembagian hasil. Salah satu individu memperoleh hasil yang lebih besar dibandingkan individu lainnya sehingga muncul konflik. Konflik dalam kelompok tersebut dapat mempengaruhi kerukunan dan kenyamanan anggota kelompok, bahkan menimbulkan perpecahan antaranggota kelompok. Konflik tersebut muncul karena adanya ketidakadilan dalam pembagian hasil.

b. Permusuhan

        Permusuhan dapat terjadi jika konflik tidak dapat diselesaikan dengan baik. Konflik tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok. Begitu juga dengan permusuhan dapat terjadi pada individu satu dengan individu yang lain. Sebagai contohnya, konflik antarkelompok dalam memperebutkan tanah. Konflik sengketa tanah seperti pada gambar di bawah, dapat menimbulkan permusuhan antarkelompok. Hal ini dikarenakan, antarkelompok saling memperjuangkan hak untuk memperoleh tanah mereka. Oleh karena itu perlu ada pihak ketiga untuk memberi solusi dan mendamaikan konflik tersebut.

c. Kekerasan

Kekerasan merupakan suatu ekspresi yang dilakukan oleh individu maupun kelompok, dimana secara fisik maupun verbal menunjukkan Tindakan agresi dan penyerangan pada kebebasan atau martabat. 

 d. Perubahan Kepribadian

Perubahan kepribadian dalam diri seseorang dapat terjadi akibat adanya konflik. Hal ini dikarenakan adanya gangguan dalam hubungan sosial maupun adanya rasa kekecewaan dalam diri seseorang. Oleh karena itu, individu yang mengalami tekanan secara psikologis dapat melakukan perubahan kepribadiannya. Sebagai contohnya, seorang anak yang kedua orangtuanya bercerai

e. Jatuhnya Korban

Konflik sosial yang terjadi di masyarakat dapat menjatuhkan korban. Jatuhnya korban dapat berupa harta benda, berbagai sarana dan prasarana, bahkan nyawa seseorang.



Absensi / Latihan



Minggu, 13 Februari 2022

UPAYA PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL / SOSIOLOGI XI (14 Februari 2022)

 UPAYA PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL

    Konflik adalah bagian dari dinamika sosial yang selalu melekat dalam kehidupan setiap masyarakat. Sebagai gejala sosial, konflik hanya akan hilang bersama hilangnya masyarakat itu sendiri. Maka, yang dapat kita lakukan adalah mengendalikan agar konflik tersebut tidak berkembang semakin parah menjadi kekerasan. 

    Pada umumnya masyarakat memiliki sistem atau mekanisme untuk mengendalikan konflik di dalam masyarakat itu sendiri. Beberapa sosiolog menyebutnya sebagai katup penyelamat (safety valve), yaitu mekanisme khusus yang dipakai untuk mempertahankan kelompok dari kemungkinan konflik. Pakar sosiologi Lewis A. Coser melihat katup penyelemat sebagai solusi yang dapat meredakan permusuhan antara dua pihak yang berlawanan dalam suatu masyarakat.

    Secara umum, ada tiga macam bentuk pengendalian konflik sosial, yaitu konsiliasi, mediasi, dan arbitrasi.

Konsiliasi disini didefinisikan sebagai bentuk pengendalian konflik yang dilakukan melalui lembaga-lembaga tertentu untuk memungkinkan diskusi dan pengambilan keputusan yang adil di antara pihak-pihak yang bertikai. Kemudian, pengendalian konflik dengan cara mediasi dilakukan apabila kedua pihak yang berkonflik sepakat untuk menunjuk pihak ketiga sebagai mediator. Pihak ketiga ini akan memberikan pendapatnya mengenai cara terbaik dalam menyelesaikan konflik mereka.

Terakhir, arbitrasi umumnya dilakukan apabila kedua belah pihak yang berkonflik sepakat untuk menerima atau terpaksa menerima hadirnya pihak ketiga yang akan memberikan keputusan terbaik untuk menyelesaikan konflik.

Georg Simmel menyatakan bahwa ada cara lain yang dapat digunakan dalam upaya menyelesaikan konflik, yakni:

  1. Kemenangan suatu pihak atas pihak lain.
  2. Kompromi atau perundingan di antara pihak-pihak yang bertikai, sehingga tidak ada pihak yang sepenuhnya menang dan tidak ada pihak yang merasa kalah.
  3. Rekonsiliasi antara pihak-pihak yang bertikai. Hal ini akan mengembalikan rasa saling percaya di antara pihak-pihak yang bertikai tersebut. Contohnya dalam penyelesaian konfrontasi antara Indonesia dengan Malaysia mengenai kepulauan Sipadan dan Ligitan.
  4. Saling memaafkan satu pihak dengan pihak yang lain.
  5. Kesepakatan untuk tidak berkonflik.
    Terdapat beberapa cara penyelesaian konflik yang bisa dilakukan untuk menghentikan kekerasan. Pendekatan-pendekatan tersebut antara lain perdamaian melalui kekuatan, pendekatan pola kontrol hukum, serta keamanan bersama dan konflik tanpa kekerasan. Upaya-upaya ini dilakukan dari konflik zaman dahulu hingga saat ini untuk mencapai kehidupan sosial yang stabil dan perdamaian dalam setiap masyarakat.

    Salah satu penyelesaian konflik yang sering digunakan adalah dengan menghadirkan pihak ketiga atau disebut dengan mediasi. Dalam setiap usaha mediasi, kita membutuhkan mediator atau pihak netral yang bisa menengahi kedua belah pihak yang berkonflik. Mediator haruslah bersikap terbuka, tidak sewenang-wenang, dan mengambil keputusan yang menguntungkan kedua pihak. 

Jumat, 03 September 2021

Pola dan Faktor Interaksi Desa dan Kota / Kelas XII (4 September 2021)

  Assalamualaikum.....

Anak-anak, pada pertemuan ketiga ini kita akan membahas PPola dan Faktor Interaksi Desa dan Kota. 
Jangan lupa dibaca pula LKS kalian tentang materi ini ya. 
Sekarang silahkan simak video berikut ini.

Klik Link video untuk melihat lebih jelas di youtube!!




Baiklah anak2, sekarang setelah kalian simak video di atas, silahkan kalian klik link di bawah ini untuk menguji pemahaman kalian.

Persebaran Flora dan Fauna di Dunia / Kelas XI (4 September 2021)

                                                                 Assalamualaikum.....

Anak-anak, pada pertemuan ketiga ini kita akan membahas Persebaran Flora dan Fauna di Dunia. 
Jangan lupa dibaca pula LKS kalian tentang materi ini ya. 
Sekarang silahkan simak video berikut ini.

Klik Link video untuk melihat lebih jelas di youtube!!







Baiklah anak2, sekarang setelah kalian simak video di atas, silahkan kalian klik link di bawah ini untuk menguji pemahaman kalian.





Keterampilan Dasar Membaca dan Membuat Peta / Kelas X (4 September 2021)

                                                                  Assalamualaikum anak2.... 

Pada materi kali ini adalah tentang Keterampilan Dasar Membaca dan Membuat Peta. 

Nah,,, untuk lebih jelasnya silahkan kalian simak video pembelajaran di bawah ini. 

Klik Link video untuk melihat lebih di youtube

Link Video





Baiklah anak2, sekarang setelah kalian simak video di atas, silahkan kalian klik link di bawah ini untuk menguji pemahaman kalian.

Latihan



Minggu, 29 Agustus 2021

Bentuk-Bentuk Permasalahan Sosial / Kelas XI

 Assalamualaikum.....

Anak-anak, pada pertemuan ketiga ini kita akan membahas bentuk-bentuk permasalahan sosial di masyarakat. Materinya sangat singkat, nah materi kali ini kita pakai LKS ya... 

Silahkan kalian buka LKS halaman 32 - 34.

Setelah kalian baca, kerjakan latihan singkat berikut ini ya

latihan

Sabtu, 28 Agustus 2021

Struktur Keruangan dan Perkembangan Kota / Kelas XII (28 Agustus 2021)

  Assalamualaikum anak-anak kelas XII....

Pada hari ini pembahasan kita tentang struktur keruangan kota... 

Nah,,, untuk lebih jelasnya silahkan kalian simak video pembelajaran di bawah ini. 

Klik Link video untuk melihat lebih jelas di youtube


Link Video



Setelah membaca slide di atas, silahkan kalian klik link di bawah ini....